Sensasi Ganjang Gejang 25 Ribu Won di Boseong: Baekban Gihaeng
Lokasi restoran Ganjang Gejang set menu di Baekban Gihaeng Boseong. Program 'Sikgaek Heo Yeong-man's Baekban Gihaeng' berkeliling ke berbagai daerah di seluruh negeri untuk memperkenalkan hidangan tradisional yang telah lestari. Setiap minggu, program ini mencari makanan dan restoran khas daerah. Dalam perjalanan kali ini, penulis Yoon Tae-ho, yang dikenal luas sebagai pencipta komik 'Misaeng', turut bergabung.

Permata Tersembunyi Ganjang Gejang di Pelabuhan Haepyeong, Boseong
Ketika berbicara tentang Boseong, Jeollanam-do, kebun teh hijau yang rimbun pasti menjadi hal pertama yang terlintas di benak. Namun, berkat karakteristik geografisnya yang berdekatan dengan laut, hidangan laut yang melimpah juga menawarkan pengalaman kuliner yang tak boleh dilewatkan. Dalam episode terbaru 'Sikgaek Heo Yeong-man's Baekban Gihaeng', penulis komik 'Misaeng', Yoon Tae-ho, turut serta mencari hidangan tersembunyi di Boseong.
Secara khusus, sebuah restoran di dekat Pelabuhan Haepyeong yang diperkenalkan dalam siaran tersebut menarik perhatian pemirsa dengan set menu Ganjang Gejang-nya yang luar biasa hemat. Dengan harga 25.000 won per orang, hidangan kepiting yang melimpah dan berbagai lauk pauk disajikan penuh di meja. Daya tarik apa sebenarnya yang dimiliki tempat ini?

Kualitas Baekban 25.000 Won, Apa Saja Isi Set Menu Ganjang Gejang?
Menu andalan restoran ini adalah set menu yang memungkinkan Anda menikmati Ganjang Gejang (kepiting mentah bumbu kecap) dan Yangnyeom Gejang (kepiting mentah bumbu pedas) secara bersamaan. Selain hidangan kepiting utama, berbagai lauk pauk yang memenuhi meja juga disajikan, menjadikannya kombinasi yang pantas mendapat pujian sebagai 'raja nilai terbaik'.
Ganjang Gejang, yang memiliki rasa asin gurih dan umami yang mendalam, dibuat dengan mengasinkan kepiting segar dalam kecap buatan sendiri, menghasilkan rasa yang kaya namun tidak terlalu asin. Kepiting yang penuh daging ini sangat cocok dipadukan dengan nasi hangat yang dimasak dalam pot, dan akan semakin lezat jika dibungkus dengan rumput laut.

Yangnyeom Gejang, dengan bumbu pedas manisnya yang menggugah selera, juga memikat para pecinta kuliner dengan daya tariknya yang berbeda dari Ganjang Gejang. Kemampuan untuk menikmati dua jenis hidangan kepiting secara bergantian, merasakan beragam cita rasa, adalah keuntungan besar dari set menu ini.

Selain Hidangan Kepiting, Lauk Pauk Apa Lagi yang Tersaji Penuh di Meja?
Meskipun hidangan kepitingnya saja sudah luar biasa, daya tarik sejati restoran ini bersinar melalui berbagai lauk pauknya. Saeujang (udang mentah bumbu kecap), ikan bakar yang renyah, nasi hangat yang baru matang dari pot, dan telur goreng yang gurih semuanya disajikan sebagai hidangan dasar.

Selain itu, berbagai lauk pauk musiman seperti Borigulbi (ikan croaker kering), Kkomak Muchim (kerang darah bumbu), Gochujangajji (acar cabai), Sigeumchi Namul (bayam rebus bumbu), Kimchi, Eomuk Jorim (olahan ikan bumbu), dan Beoseot Bokkeum (tumis jamur) semakin memperkaya hidangan di meja. Setiap lauk pauk disiapkan dengan rapi dan tidak ada yang dibuat sembarangan, menjadikan setiap hidangan lebih mengenyangkan dan memuaskan.

Mengapa Pelancong ke Boseong Wajib Mengunjungi Tempat Ini?
Restoran yang terletak di dekat Pelabuhan Haepyeong ini juga memiliki daya tarik besar karena Anda dapat menikmati hidangan sambil memandangi pemandangan laut yang indah. Menawarkan pengalaman yang menyenangkan bagi mata dan lidah, tempat ini telah terbukti rasa dan popularitasnya karena secara konsisten dikunjungi oleh penduduk setempat selama bertahun-tahun.

Saat jam makan siang, tempat ini ramai tidak hanya dengan penduduk setempat tetapi juga wisatawan, dan pada akhir pekan, tidak sedikit pelanggan yang harus mengantre, jadi disarankan untuk memperhatikannya sebelum berkunjung. Jika Anda dapat merasakan keindahan kebun teh Boseong bersama dengan hidangan melimpah dari Pelabuhan Haepyeong, perjalanan Anda ke Boseong pasti akan menjadi kenangan yang lebih mendalam.